TRANSPANTURA – Guna meredam asumsi liar yang berkembang di masyarakat, pihak manajemen Toko Ani yang berlokasi di Vila Balaraja, Kabupaten Tangerang, menggelar jumpa pers pada Rabu (14/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Cindy, selaku perwakilan pemilik toko, membeberkan kronologi sebenarnya terkait perselisihan dengan oknum yang mengaku sebagai awak media.
Cindy mengungkapkan bahwa pemicu utama kekecewaannya adalah tersebarnya nomor telepon pribadi miliknya tanpa izin. Menurutnya, oknum tersebut menghubungi secara personal dan mendatangi toko dengan sikap yang dianggap tidak beretika.
"Saya merasa sangat terganggu karena nomor pribadi saya disebar. Saat datang pun, oknum tersebut bersikap kurang sopan kepada karyawan dan menunjukkan gestur yang arogan saat ditanya mengenai identitas serta sumber informasinya," ujar Cindy di hadapan awak media.
Menanggapi isu intimidasi yang beredar, Cindy secara tegas membantah hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa tindakan menghindar yang dilakukannya merupakan bentuk proteksi diri sebagai seorang wanita, bukan upaya menekan pihak lain. Selain itu ingin meminta jawaban siapa yang sudah menyebarkan nomor handphone pribadinya tanpa hak kepada orang lain.
"Justru dia yang mencoba mendekat secara fisik, sehingga saya refleks menghindar untuk menjaga jarak aman. Sangat aneh jika tindakan menjaga diri saya malah diputarbalikkan menjadi tuduhan intimidasi," tambahnya.
Dalam keterangannya, Cindy juga menyoroti adanya dugaan provokasi dari pihak luar yang terekam sedang mengajak massa untuk mendatangi lokasinya. Terkait isu gangguan lalu lintas, pihak toko menegaskan bahwa operasional bongkar muat barang selalu dikoordinasikan agar tidak mengganggu ketertiban umum.
"Kondisi jalan terpantau normal dan tidak macet. Kami juga selalu menjalin komunikasi serta musyawarah dengan pengurus RT/RW maupun masyarakat sekitar, dan sejauh ini tidak ada kendala," jelasnya.
Meski merasa dirugikan, pihak Toko Ani mengaku telah berupaya menempuh jalan damai dengan mengundang oknum tersebut secara formal untuk memberikan klarifikasi. Namun, undangan tersebut tidak dipenuhi oleh pihak terkait.
Menutup pernyataannya, Cindy menegaskan tidak akan segan menempuh jalur hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak oknum tersebut. "Ini menyangkut harga diri dan keamanan privasi saya. Jika gangguan ini terus berlanjut, kami akan membawa perkara ini ke ranah hukum demi kenyamanan usaha dan privasi pribadi," pungkasnya.

