-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Pers Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, Ini Tema dan Filosofi Maskot Si Juhan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 2/07/2026 02:16:00 PM WIB


SERANG, TRANSPANTURA.COM - Hari Pers Nasional (HPN) 2026 akan diperingati pada 9 Februari 2026, dengan Provinsi Banten sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan informasi dari situs resmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), rangkaian kegiatan HPN 2026 dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Februari 2026, dengan acara puncak digelar pada 9 Februari 2026.


Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh setiap 9 Februari ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI, sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia.


Tema Hari Pers Nasional 2026


Mengutip portal resmi Pemerintah Provinsi Banten, HPN 2026 mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema ini menegaskan peran strategis pers nasional dalam menjaga kesehatan demokrasi, memperkuat kemandirian ekonomi, serta menopang ketahanan bangsa melalui informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.


Maskot dan Logo HPN 2026: Si Juhan


Pada HPN 2026, panitia menghadirkan Si Juhan sebagai maskot resmi. Nama Si Juhan merupakan akronim dari Si Jurnalis Handal, yang diwujudkan dalam sosok Badak Jawa (Badak Bercula Satu)—satwa endemik Banten yang dikenal tangguh, kuat, dan pantang menyerah.


Badak Jawa dipilih sebagai simbol karena mencerminkan daya juang tinggi di tengah keterbatasan dan ancaman kepunahan. Nilai tersebut selaras dengan semangat insan pers yang terus berupaya menghadirkan kebenaran, menggali sumber terpercaya, serta menjaga integritas dan tanggung jawab moral kepada publik.


Pers, sebagaimana filosofi Badak Jawa, bekerja senyap namun berdampak. Tetap teguh di tengah tekanan, konsisten menjaga kepentingan publik, serta menjadi penjaga nilai kebenaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Si Juhan dirancang sebagai sosok yang jenaka namun berwibawa, merepresentasikan karakter pers Indonesia yang ramah, komunikatif, tetapi tetap memegang teguh prinsip jurnalistik.


Filosofi Maskot Si Juhan


Maskot Si Juhan juga dilengkapi sejumlah elemen yang sarat makna, antara lain:


Ikat kepala (lomar): Melambangkan penghormatan terhadap tradisi dan leluhur, sekaligus simbol integritas moral yang kokoh.


Tangan melambai: Menunjukkan sikap ramah, inklusif, dan menyambut kehadiran ribuan insan pers di Banten.


Ekspresi ceria dan mata ekspresif: Mewakili pers yang terbuka, mudah didekati, dan dekat dengan masyarakat.


Pena dan buku catatan: Simbol komitmen pers dalam mencatat fakta, menghimpun aspirasi publik, dan merekam dinamika zaman.


Pangsi hitam: Mencerminkan kesederhanaan, kejujuran, dan kerendahan hati.


Tas koja: Metafora ruang penghimpun informasi dan aspirasi publik yang menjunjung nilai keberlanjutan dan keseimbangan.


Kartu pers di tas: Simbol identitas, otoritas, dan profesionalisme wartawan.



Kehadiran Si Juhan pada HPN 2026 di Banten menegaskan semangat “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, sekaligus merepresentasikan pers Indonesia yang bersahaja, berintegritas, dan berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal Banten. (*)

PASANG IKLAN
×
Berita Terbaru Update