-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mimpi Warga Banten Terwujud: Kini Berangkat Haji Lebih Dekat dari Cipondoh Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 4/22/2026 02:20:00 PM WIB

Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wali Kota Tangerang H. Sachrudin membacakan pesan dan doa pemberangkatan, mengiringi langkah jemaah menuju Tanah Suci, Selasa (21/04/2026) Foto: Pemkot Tangerang

TANGERANG, TRANSPANTURA.COM - Mimpi panjang masyarakat Banten, khususnya Tangerang Raya, akhirnya terwujud. Asrama Haji Grand El Hajj di Cipondoh, Kota Tangerang, resmi difungsikan untuk melayani keberangkatan dan pemulangan jemaah haji mulai musim haji 1447 H/2026.


Dengan beroperasinya fasilitas ini, jemaah tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh menuju Asrama Haji Pondok Gede di Jakarta. Kini, proses keberangkatan dapat dilakukan lebih dekat dari rumah, hanya beberapa kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan bahwa kehadiran asrama haji ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah.


“Alhamdulillah, tahun ini menjadi momentum yang sangat membahagiakan. Dengan hadirnya Asrama Haji Grand El Hajj, jemaah tidak perlu lagi menuju Pondok Gede, sehingga pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan nyaman,” ujar Sachrudin saat acara pelepasan jemaah di Masjid Raya Al-A’zhom.


Ia juga mengingatkan para calon jemaah untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.


“Kami berharap perjalanan ini tidak hanya membawa bapak dan ibu ke tanah suci, tetapi juga membawa perubahan menjadi pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan semakin dekat kepada Allah SWT,” tambahnya.


Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan fasilitas tersebut.


“Fasilitas ini sudah mulai difungsikan meski belum maksimal. InsyaAllah, ke depan akan terus disempurnakan melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar manfaatnya semakin optimal,” ujarnya.


Untuk meningkatkan efisiensi layanan, pemerintah juga menghadirkan fasilitas fast track keimigrasian. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Samsudin, menjelaskan bahwa sistem ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi lebih cepat sebelum tiba di Arab Saudi.


“Dengan fast track, jemaah tidak perlu antre lama dan bisa langsung diproses setibanya di Saudi Arabia,” jelasnya.


Berdasarkan data resmi, sebanyak 9.192 jemaah haji asal Banten akan diberangkatkan pada musim haji 2026, yang terbagi dalam 24 kelompok terbang (kloter). Dari jumlah tersebut, 1.567 jemaah berasal dari Kota Tangerang.


Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada 80 jemaah berisiko tinggi, termasuk lansia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Jemaah tertua tercatat berusia 82 tahun, sementara yang termuda berusia 13 tahun.


Dengan fasilitas yang lebih dekat dan modern, diharapkan jemaah haji asal Banten dapat memulai perjalanan ibadah dengan lebih nyaman, sehingga kekhusyukan ibadah dapat terjaga sejak keberangkatan dari tanah air. (*)

PASANG IKLAN
×
Beri Dukungan Tekan ini